Membuatkan Dengan Penuh Cinta

Minggu, 28 Juni 2015

CINCIN KAWIN PLATINA

Cincin Kawin Platina bahan dasar adalah logam platina, tergolong logam mulia yang senyawa dengan logam emas, tidak ada kandungan emas (bukan emas), karakter logam platina murni adalah lunak/empuk seperti emas murni, akan tetapi titik leburnya sangat tinggi melebihi kerasnya logam emas, palladium, perakk. Logam platina ini biasa di gunakan sebagai alternative bagi yang tidak mau memakai logam emas.

bahan cincin platina


Di samping itu pula, logam platina termasuk logam yang langka susah di dapat, saking langkanya logam ini yang membuat harganya lebih mahal di banding emas dan logam lainnya, juga proses peleburan sangat susah dan penyusutan yang hilang banyak.

Kenapa cincin pernikahan platina di katakan logam yang senyawa dengan logam emas? Tidak hanya itu, platina juga senyawa dengan logam palladium, perak.  Artinya, jika kita mau mencampurkan platina dengan logam emas, palladium, perak maka akan bisa lebur menjadi satu. Kami pernah ada pertanyaan tentang Pen Bekas Operasi apa termasuk logam platina di atas? Sebenarnya pen bekas operasi bukan murni platina, dia hanya bentuk lapisan luarnya saja yang bagian dalamnya bukan platina.

Hasil jadi pembuatan cincin nikah platina warnanya tetap putih, tapi kadang di temukan cincin kawin platina warna belang hitam, itu karena proses pembuatannya di campur dengan perak, palladium yang di jadikan patri (hasilnya kurang bagus), Jika mau bikin patrian untuk logam platina sebaiknya memakai emas murni biar hasilnya tetap bagus.

Memang dalam proses pembuatan platina sangat melelahkan bahkan merepotkan, sebagian pengrajin pasti mengalami kendala demikian seperti yang sampaikan pengrajin kang tejo dan kang sabar. Makanya tidak semua pengrajin atau bengkel bisa menyulap logam platina menjadi cincin nikah atau perhiasan kecuali yang memiliki tehnik dan keahlian bahkan pengalaman di bidangnya.


Sebenarnya untuk membedakan platina dengan logam lainnya sangatlah mudah, saya akan berbagi tips cara mengetahui platiana asli dengan bukan platina, di antaranya :

Pertama, Logam platina di uji pada batu uji kadar emas, dengan cara di gosokkan. Jika bekas gosokan platina di tetesi air keras 1 dan air keras 2 warnanya tidak pudar maka logam platina adalah asli (platina murni).

Kedua, Membakar logam mulia platina. Cara ini bisa di bilang sederhana, Jika kita membakar semua logam misal emas putih, emas kuning, emas rose gold, palladium, platina, perak maka masing-masing logam tersebut akan hangus kebakar kecuali logam platina yang tetap menampakkan rupa aslinya tetap putih, Selain sifat karakter logamnya yang keras dan titik leburnya yang paling tinggi di antara logam mulia platina sendiri menimbulkan hawa pendingin.


Jadi wajar pabrik ubin sendiri memakai kawatan sejenis platina sebagai pendingin, tapi di sebutnya adalah thermocouple pendingin ubin. 

Demikian seputar tentang logam platina yang di jadikan sebagai bahan baku model cincin kawin unik.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts